Hujan Masih Malu

Alhamdulillah, hujan telah turun. Namun, ia masih malu-malu untuk turun dengan derasnya. Harusnya, pada bulan Oktober-April, Angin Muson Barat bertiup melewati Indonesia membawa uap air yang banyak dari Samudera.
Baru hari ini hujan turun dengan malu-malunya. Dan sekarang, ia malah berhenti keluar dari persembunyiannya. Aku berharap hujan turun dengan derasnya. Mengguyur kota Yogyakarta hingga semua ia kuasai wilayahnya. Tidak ada sedikit pun yang terlewatkan. Akhir-akhir ini, suhu kota Yogyakarta panas sekali, menjadi gerah. Mungkin, pertanda hujan turun. Tapi, yang ditunggu tak juga kunjung datang dengan derasnya.

Hujan, janganlah kau malu-malu. Keluarlah dari persembunyianmu.

Comments

Popular posts from this blog

Resensi Novel Surprise in Hokkaido

Rindu

Teenager World